Rabu, 27 November 2019

Menyusun Teks prosedur

A. Mengonstruksi Informasi dalam Teks Prosedur 


Teks prosedur tergolong teks paparan. Dalam konteks dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari – hari. Sebagi contoh. Pesawat televisi, mesin cuci, ata blender dls.
Teks prosedur adalah jenis teks yang menunjukan dan menjelaskan sebuah proses dalam membuat atau mengoperasikan sesuatu yang dikerjakan melalui langkah – langkah sistematis atau teratur.
Teks prosedur bertujuan untuk memberikan penjelasan tata cara melakukan, menggunakan, dan membuat sesuatu dengan sejelas - jelasnya.
Karakteristik atau ciri – ciri teks prosedur :

  1. 1. Berisikan langkah – langkah.
  2. 2. Disusun secara informatif.
  3. 3. Dijelaskan secara terperinci
  4. 4. Bersif objektif.
  5. 5. Menggunakan syarat atau pilihan.
  6. 6. Kalimat jelas, logis, dan singkat.

Urutan menyusun teks prosedur dengan baik dan benar.

  1. Menyusun dari hal – hal penting terlebih dahulu misalnya dalam menulis teks prosedur perjalanan terlebih dahulu jelaskan tujuan perjalanan. Kemudian baru menulis hal – hal kurang penting seperti beramah - tamah dengan penduduk sekitar yang dituju.
  2. Dari umum menuju khusus misalnya mesin cuci adalah alat modern yang digunakan untuk mencuci pakaian secara otomatis. Jenisnya ada dua yaitu mesin cuci bukaan depan (front load) dan mesin cuci bukaan atas (top load).
  3. Dari tahap awal hingga akhir secara berurutan misalnya prosedur mendirikan tenda, yakni mulai dari pemilihan tempat hingga pemasangan tenda atau penataan halaman perkemahan.
Langkah – langkah menyusun teks prosedur dengan baik dan benar.

  1. 1. Menentukan topik prosedur yang akan disusun.
  2. 2. Mengumpulkan sumber informasi, baik dari media cetak atau media elektronik.
  3. 3. Mengembangkan informasi yang telah dikumpulkan ke dalam langkah – langkah yang saling berkaitan.
  4. 4. Menyusun teks prosedur secara utuh.
Hal – hal yang harus diperhatikan dalam menyusun teks prosedur.
  • Gunakan kata atau kalimat yang sesuai dengan karakteristik teks prosedur.
  • Pastikan instruksi – instruksi / langkah – langkah yang anda berikan mudah dimengerti.
  • Sesuaikan bahasa yang akan anda gunakan dengan calon pembaca.
  • Urutkan instruksi secara sistematis agar seragam.

B. Pernyataan Umum dan Tahapan – Tahapan
Pernyataan umum misalnya : wawancara merupakan kesempatan untuk menggali kualifikasi calon pegawai secara mendalam.
Tahapan – tahapan saat wawancara misalnya :

  • melihat kecocokan dengan posisi yang ditawarkan,
  • ketika berkomunikasi harus bicara dengan jelas,
  • menyimak dengan baik apa yang disampaikan pewawancara,
  • sikap tubuh harus tegak,
  • jadilah diri sendiri,
  • hindari komunikasi yang panjang dan bertele – tele.

C. Struktur Teks Prosedur dan Unsur Kebahasaan Teks Prosedur.
Teks prosedur memiliki struktur berupa :

  1. Tujuan .Yang dimaksud tujuan adalah hasil akhir yng akan dicapai.
  2. Langkah – langkah. Sementara itu, langkah – langkah adalah cara – cara yang ditempuh agar tujuan tercapai.
Ciri ciri kebahasaan teks prosedur :


  1. Penanda wacana adalah perktaan atau rangakaian perkataan berfungsi untuk merangkai pernyataan selanjutnya. Contoh : pertama, lalu, setelah itu, kemudian, selanjutnya, dan akhirnya.
  2. Kata ganti (pronomina) adalah kata yang digunakan untuk menggantikan atau menamai benda atau seseorang. Contoh : ia, -nya, mereka, kita dan kami.
  3. Konjungsi (kata sambung atau penghubung). Contoh : jika, apabila, seandainya, kemudian dan setelah
  4. Kalimat imperatif, deklaratif, dan interogatif
  • Imperatif (kalimat perintah) berfungsi untuk meminta atau melarang seseorang melakukan sesuatu. Contoh : campurkan ketiga bahan secara proporsional.
  • Deklaratif (pernyataan) berfungsi memberi infomasi atau berita tentang sesuatu. Contoh : kaca untuk botol dibuat pasir dan abu soda.
  • Kalimat interogatif (pertanyaan) berfungsi untuk meminta informasi tentang sesuatu.. Contoh : apakah anda menyerahkan STNK kepada petugas ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar